Pendidikan Moral Berbasis Agama, Filsafat, Psikologi dan Sosiologi

  • Murjani M
  • Nurjaman U
N/ACitations
Citations of this article
73Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Permasalahan krisis moral dikalangan para remaja belakangan ini telah menjadi masalah yang cukup serius dimana hasil penelitian membuktikan angkanya selalu bertambah. Dari fakta-fakta yang muncul, permasalahan yang terjadi para kalangan muda dipengaruhi oleh beberapa faktor lingkungan, sekolah dan keluarga dimana dalam permasalahan ini peranan orang tua sangat penting untuk melakukan tindakan preventif atas perilaku yang bersifat normatif dan hal ini pun harus ditanamkan sejak dini agar fase-fase pertumbuhan emosional, sosial, bahasa dan moral seorang anak dapat terkontrol. Pendidikan moral bertujuan Tujuan pendidikan moral adalah untuk pembentukan karakteryang terwujud dalam kesatuan esensial antara si subjek dengan perilaku dansikap hidup yang dimilikinya. Substansi dari pendidikan moral adalah membentuk kepribadian yang paripurna bagi setiap anak.Perlu dipahami bahwa semuanya harus berorientasi pada fungsi pendidikan yaitu sebagai fungsi adaptasi, fungsi pengembangan dan fungsi bermain dan didasari pada 6 prinsip, yaitu prinsip pengamatan, peragaan, bermain sambil belajar, otoaktivitas, kebebasan dan prinsip keterkaitan dan keterpaduan.

Cite

CITATION STYLE

APA

Murjani, M., & Nurjaman, U. (2022). Pendidikan Moral Berbasis Agama, Filsafat, Psikologi dan Sosiologi. Al Qalam: Jurnal Ilmiah Keagamaan Dan Kemasyarakatan, 16(1), 142. https://doi.org/10.35931/aq.v16i1.815

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free