Abstract
Artikel ini dilatarbelakangi oleh kondisi pergerakan pendapatan yang tidak stabil dan mengindikasikan situasi atau kondisi perusahaan, pengambilan keputusan dan kebijakan dalam mengelola kegiatan operasi untuk meningkatkan profitabilitas. Artikel ini bertujuan untuk mengetahui apakah rasio Marjin laba kotor dan rasio pertumbuhan penjualan menjadi faktor yang mempengaruhi rasio laba bersih pada PT. Serasi Autoraya cabang Banjarmasin. Artikel ini disusun menggunakan metode deskriptif dan pendekatan kuantitatif. Data penelitian merupakan data sekunder yang diambil dari laporan keuangan PT. Serasi Autoraya dan dilengkapi dengan studi kepustakaan dan dokumentasi, yang diolah secara statistik dan kuantitatif menggunakan SPSS. Hasil penelitian ini menyimpulkan variabel rasio marjin laba kotor berpengaruh secara parsial terhadap rasio marjin laba bersih, sementara itu variabel rasio pertumbuhan penjualan secara parsial tidak berpengaruh terhadap rasio laba bersih. Secara simultan, rasio Marjin laba kotor dan rasio pertumbuhan penjualan tidak memiliki pengaruh yang signifikan terhadap rasio marjin laba bersih di PT. Serasi Autoraya cabang Banjarmasin. Implikasi dari penelitian ini adalah perusahaan harus memperhatikan faktor lain untuk meningkatkan laba bersih perusahaan, selain itu perusahaan juga harus memperhatikan situasi, kondisi dan trend market, portofolio pelanggan, manajemen aset dan operasional agar laba bersih perusahaan dapat dicapai maksimal.
Cite
CITATION STYLE
Marliani, G., & Suntoro, S. (2023). PENGARUH RASIO MARJIN LABA KOTOR DAN RASIO PERTUMBUHAN PENJUALAN TERHADAP RASIO MARJIN LABA BERSIH DI PT SERASI AUTORAYA CABANG BANJARMASIN. MEDIA RISET EKONOMI [MR.EKO], 2(3), 107–111. https://doi.org/10.36277/mreko.v2i3.282
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.