LITERASI BUDAYA KEWARGAAN DALAM PENDIDIKAN POLITIK BAGI WARGA NEGARA MUDA

  • Lambertus Kollo F
  • G. Henukh G
  • Otemusu C
N/ACitations
Citations of this article
19Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Literasi budaya kewargaan sebagai upaya penguatan pendidikan  politik bagi warga negara agar dapat mengenal budaya agar dibangunlah politik yang berasaskan kekeluargaan. Kajian ini memiliki tujuan untuk mengetahui dan menganalisis literasi budaya kewargaan sebagai upaya dalam Pendidikan politik. Metode yang digunakan dalam penelitian ini ialah kualitatif studi pustaka dengan mengumpulkan data dari berbagai lietaratur. Hasil kajian ini menunjukan bahwa literasi budaya kewargaan memberikan pemahaman bagi warga negara untuk mengenal budaya secara baik dan pendidikan politik memberikan pemahaman kepada warga negara agar mengetahui system politik di Indonesia. Sosialisasi sebagai salah satu bentuk Pendidikan politik dalam memberikan atau mentransfer pengetahuan politik kepada warga negara muda. Pendidikan politik memberikan pemahaman bagi warga negara agar dapat berpolitik secara baik sebagaimana warisan budaya dari para pendahulu. Gotong royong sebagai budaya masyarakat Indonesia yang harus dilestarikan dalam berbagai demensi kehidupan masyarakat termasuk dimensi politik.

Cite

CITATION STYLE

APA

Lambertus Kollo, F., G. Henukh, G., & Otemusu, C. J. (2024). LITERASI BUDAYA KEWARGAAN DALAM PENDIDIKAN POLITIK BAGI WARGA NEGARA MUDA. Jurnal Lazuardi, 7(1), 17–24. https://doi.org/10.53441/jl.vol7.iss1.99

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free