Komparasi Konsep Bioklimatik pada Tipologi Bangunan Hunian di Daerah Tropis

  • Dilla S
  • Kridarso E
  • Utomo H
N/ACitations
Citations of this article
16Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Perkembangan pembangunan lingkungan binaan yang tidak mempertimbangkan kondisi alam dapat membentuk ketidakseimbangan yang berpotensi menurunnya kualitas lingkungan hidup, yang disebabkan oleh konsumsi energi bangunan yang mengarah pada penipisan sumber daya alam. Dengan bertambahnya jumlah penduduk setiap saat membuat kebutuhan energi makin meningkat. Khususnya hunian yang dikenal sebagai tempat tinggal yang harus menyatukan aspek pembangunan berkelanjutan dengan indikator utama yaitu kenyamanan hidup dengan penggunaan energi yang rendah. Arsitektur Bioklimatik menjadi solusi konsep yang memfokuskan arsitek agar penyempurnaan desain dapat merujuk pada bentuk arsitektur dengan lingkungannya. Khususnya Indonesia yang merupakan negara beriklim tropis. Konsep bioklimatik ini dinilai cocok untuk dapat memberikan kontribusi dalam meminimalisir efek terhadap pemanasan global. Metode yang digunakan dalam penulisan ini adalah metode kualitatif dengan menggunakan teknik perolehan data yang diperoleh melalui observasi, kemudian mencari studi literatur sebagai refrensi penelitian dan interview. Tujuan dari penulisan ini agar dapat lebih memahami keterkaitan antara pembangunan lingkungan binaan dengan alam setempat, yang akan dilakukan perbandingan penerapan prinsip dari tema bioklimatik pada tipologi hunian yang berada di daerah tropis.

Cite

CITATION STYLE

APA

Dilla, S., Kridarso, E. R., & Utomo, H. (2022). Komparasi Konsep Bioklimatik pada Tipologi Bangunan Hunian di Daerah Tropis. Metrik Serial Teknologi Dan Sains, 3(2), 45–56. https://doi.org/10.51616/teksi.v3i2.350

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free