Abstract
Pesantren menjadi lembaga pendidikan tertua dengan sejarah panjang yang dikenal oleh masyarakat. Masyarakat menilai pesantren menjadi lembaga yang hanya memfokuskan pada mengkaji kitab dan Al- Qur’an serta memandang jauh akan teknologi dan perkembangan zaman. Oleh karena itu, pentingnya dalam setiap lembaga dalam menerapkan media promosi dan strategi dalam mengembangkan sosial media. Saat ini instagram menjadi platform media sosial yang banyak digunakan dalam promosi lembaga, termasuk Pondok Pesantren Sabilillah Surabaya. Namun, konten yang saat ini disajikan kurang informatif dengan tampilan visual yang inkonsisten, sehingga dilakukannya pengembangan konten instagram Pondok Pesantren Sabilillah melalui konten dengan visual yang informatif serta sesuai dengan audiens yang ditargetkan. Penelitian ini merupakan penelitian Research and Development (R&D) dengan metode ADDIE Model. Proses pengembangan konten ini diawali mengumpulkan data primer dan sekunder melalui wawancara dan observasi. Desain dibuat dengan konsep minimalis interaktif dengan pemilihan warna hijau sebagai representasi visi misi lembaga dan menggunakan font Raleway. Pengembangan ini menghasilkan konten instagram berupa feed, reels, story. Berdasarkan hasil uji coba terbatas kepada audiens, konten yang telah dikembangkan memiliki visual yang informatif dalam meningkatkan visibilitas dan engagement Pondok Pesantren Sabilillah dengan pendekatan yang terstruktur dan sistematis dalam mengoptimalkan promosi melalui media sosial instagram.
Cite
CITATION STYLE
Fanani, M. R., & Kusumandyoko, T. C. (2024). PENGEMBANGAN KONTEN INSTAGRAM SEBAGAI MEDIA PROMOSI PONDOK PESANTREN SABILILLAH SURABAYA. BARIK, 6(2), 79–89. https://doi.org/10.26740/jdkv.v6i2.63271
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.