Abstract
Abstract: Motor growth and development is the most important part of a child's development. The main problem obtained from the results of observations and interviews in elementary schools in cluster 5, Klojen Malang District, is that not all schools have complete facilities to support student motor growth and development. The purpose of this study was to find out and obtain information about the growth and motor development of low grade children aged 9-12 years. This research method is descriptive qualitative with data collection techniques using interviews (interviews), questionnaires, observations test of gross motor development, and documentation. The results of data analysis in the form of measurements of BMI (body mass index), namely male and female students are included in the normal category. Leg length measurements for men and women are included in the short category. Qualitative data were obtained from gross motor and fine motor measurements. In the form of agility tests, male and female students both have good criteria. The coordination test of male and female students both had moderate criteria. Balance tests, the average boys and girls have less criteria sekali. Research conlusion is students' physical growth and motor development of lower-grade students aged 9-12 years showed normal category. Abstrak: Pertumbuhan dan perkembangan motorik merupakan bagian terpenting dalam perkembangan anak. Masalah utama yang didapatkan dari hasil observasi dan wawancara di Sekolah Dasar se-gugus 5 Kecamatan Klojen Malang yaitu tidak semua sekolah memiliki fasilitas yang lengkap untuk menunjang pertumbuhan dan perkembangan motorik siswa. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan memperoleh informasi mengenai pertumbuhan dan perkembangan motorik anak kelas rendah usia 9-12 tahun. Metode penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan Teknik pengumpulan data menggunakan interview (wawancara), kuesioner, observasi test of gross motor development, dan dokumentasi. Hasil analisis data berupa pengukuran IMT (indeks masa tubuh) yaitu siswa laki-laki dan perempuan termasuk kategori normal. Pengukuran panjang tungkai untuk laki-laki dan perempuan termasuk kategori pendek. Data kualitatif diperoleh dari pengukuran motorik kasar dan motorik halus. Berupa tes kelincahan, peserta didik laki-laki dan perempuan keduanya memiliki kriteria baik. Tes koordinasi siswa laki-laki dan perempuan keduanya memiliki kriteria sedang. Tes keseimbangan, rata-rata siswa laki-laki dan perempuan memiliki kriteria kurang sekali.Kesimpulan penelitian adalah pertumbuhan fisik siswa serta perkembangan motorik siswa kelas rendah usia 9-12 tahun menunjukkan kategori normal.
Cite
CITATION STYLE
Adha, M. F., & Wiguno, L. T. H. (2022). Pertumbuhan dan Perkembangan Motorik Kelas Rendah Usia 9-12 Tahun SD Se-Gugus 05 Kecamatan Klojen Kota Malang. Sport Science and Health, 4(4), 322–330. https://doi.org/10.17977/um062v4i42022p322-330
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.