Abstract
Background: Fakta bahwa Indonesia merupakan Negara yang rawan bencana adalah sebuah kebenaran yang tidak bisa kita abaikan, tentu beragam mekanisme penanggulangan telah disiapkan oleh pihak pihak terkait agar sedini mungkin dampak yang lebih besar dapat kita cegah. Penyuluhan mitigasi bencana pada wilayah rawan bencana merupakan salah satu upaya dalam meminimalisir timbulnya korban jiwa yang besar akibat dampak bencana. Medowo merupakan salah satu wilayah yang berada pada daerah rawan bencana dengan kontur wilayah lereng pegunungan. Metode: Penyuluhan Mitigasi dilakukan oleh mahasiswa IAIN Kediri bekerjasama dengan abdimas, pihak terkait dan masyarakat setempat dengan total 20 orang. Pendekatan PAR (Participatory Action Research) digunakan dalam kegiatan ini untuk melakukan penyuluhan mitigasi bencana alam kepada anak usia dini. Hasil: Hasil pengabdian menunjukkan bahwa anak-anak menyukai model penyuluhan yang menggunakan video virtual tentang pentingnya memahami tanda-tanda terjadinya bencana alam, selanjutnya anak-anak juga melakukan praktik langsung terhadap upaya mencegah terjadinya bencana alam, serta tindakan apa yang perlu dilakukan jika melihat korban bencana alam. Kesimpulan: Bencana alam memang tidak dapat dielakkan namun upaya pencegahan wajib dilakukan guna menanggulangi banyaknya korban yang berjatuhan.
Cite
CITATION STYLE
Huda, M. T., Aprilia, T. H., Laila Putri Warma, A. M., Putri H., A., Febrianti E.P., C., Ayu K., D., … Rofifah N.H., S. (2023). Penyuluhan Mitigasi Bencana Pada Anak Usia Dini di Desa Rawan Longsor Medowo Kediri Jawa Timur. Jurnal SOLMA, 12(1), 136–144. https://doi.org/10.22236/solma.v12i1.11135
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.