SKRINING FITOKIMIA DAN AKTIVITAS ANTIOKSIDAN TIGA JENIS TABEBUYA (Tabebuia spp.)

  • Irfansyah F
  • Fatimah
  • Junairiah J
N/ACitations
Citations of this article
104Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Tumbuhan dari famili Bignoniaceaae banyak dgunakan dalam pengobatan tradisional. Salah satu tumbuhan dari familia Bignoniaceae adalah Tabebuia Sejauh ini Tabebuia di Indonesia belum banyak diteliti kandungan fitokimia dan aktivitas biologinya sebagai antioksidan. Oleh karena itu perlu dilakukan suatu penelitian untuk membuktikan kandungan fitokimia dan kemampuan antioksidan ekstrak Tabebuia. Identifikasi fitokimia dilakukan dengan metode skrining fitokimia dan pengujian aktivitas antioksidan menggunakan metode peredaman radikal bebas 1,1 difenil-2-pikrilhidrazil (DPPH). Ekstrak metanol bunga Tabebuia mengandung fitokimia alkaloid, saponin, dan kumarin sedangkan ekstrak metanol daun Tabebuia mengandung fitokimia flavonoid. Ekstrak metanol daun Tabebuia memiiki nilai IC50 sebesar 10,10–40,53 µg/mL atau AAI 1,23–4,95 yang tergolong sangat kuat hingga kuat, sedangkan ekstrak metanol bunga Tabebuia memiliki nilai nilai IC50 sebesar 41,32–345,11 µg/mL AAI 0,14–1,21 yang tergolong kuat hingga lemah. Hasil aktivitas antioksidan ekstrak metanol daun Tabebuia tergolong sangat kuat hingga kuat karena terdapat senyawa fenolik, flavonoid, dan tanin.

Cite

CITATION STYLE

APA

Irfansyah, F. D., Fatimah, & Junairiah, J. (2024). SKRINING FITOKIMIA DAN AKTIVITAS ANTIOKSIDAN TIGA JENIS TABEBUYA (Tabebuia spp.). Berita Biologi, 23(1), 49–59. https://doi.org/10.55981/beritabiologi.2024.1668

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free