Seleksi Cendawan Endofit Untuk Menghambat Infeksi Cendawan Patogen Terbawa Benih Cabai (Capsicum annuum L.) Secara In Vitro

  • Sukapiring D
  • Nurliana N
N/ACitations
Citations of this article
17Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Cabai (Capsicum annuum L.) merupakan salah satu komoditas hortikultura penting di Indonesia. Infeksi cendawan patogen terbawa benih merupakan salah satu kendala yang menyebabkan rendahnya produksi cabai. Cendawan patogen terbawa benih cabai umumnya adalah Aspergillus flavus, A. niger, A. fumigatus, Alternaria alternata, Drechslera hawiinesis, Fusarium moniliforme, F. oxysporum, dan F. solani yang dapat menjadi sumber inokulum utama penyebab penyakit di lapangan. Salah satu pengendalian yang ramah lingkungan adalah dengan menggunakan cendawan endofit. Cendawan endofit telah diketahui dapat menghambat pertumbuhan cendawan patogen. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan metabolit cendawan endofit yang dapat menghambat pertumbuhan cendawan patogen terbawa benih cabai. Metode penelitian yang digunakan adalah isolasi cendawan endofit dari tanaman cabai dan cendawan patogen terbawa benih cabai, seleksi cendawan endofit dengan uji patogenisitas dan uji penghambatan cendawan endofit terhadap cendawan patogen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 2 dari 42 isolat cendawan endofit yang diperoleh berpotensi menghambat pertumbuhan cendawan patogen terbawa benih cabai yaitu CECL 19 dan CECL 38.

Cite

CITATION STYLE

APA

Sukapiring, D. N., & Nurliana, N. (2020). Seleksi Cendawan Endofit Untuk Menghambat Infeksi Cendawan Patogen Terbawa Benih Cabai (Capsicum annuum L.) Secara In Vitro. Konservasi Hayati, 16(2), 59–64. https://doi.org/10.33369/hayati.v16i2.12362

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free