Pengembangan Alat Ukur Sikap Nasionalisme pada Mahasiswa

  • Hafnidar Hafnidar
  • Maya Karina
  • Cut Meurah Hadiah
N/ACitations
Citations of this article
103Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Era globalisasi  tidak hanya dapat memberi perubahan ke arah keberhasilan individu tetapi juga menyebabkan berkurangnya sikap nasionalisme, yaitu pengikisan identitas nasional bangsa. Budaya-budaya luar yang begitu mudah diserap oleh setiap masyarakat Indonesia, seperti gaya bahasa, fashion, perilaku, gaya berbicara, hingga pola pikir juga memberikan sumbangan terhadap nasionalisme tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan alat ukur sikap nasionalisme. Ada tujuh aspek yang digunakan dalam menyusun skala sikap nasionalisme ini yaitu toleransi, tanggung jawab, rela berkorban, sopan santun, peduli terhadap sesama, bersedia menggunakan produk dalam negeri, dan mencintai budaya sendiri. Sebanyak 100 mahasiswa Universitas Malikussaleh, Aceh Utara dilibatkan dalam uji coba alat ukur ini. Hasil penelitian menunjukkan nilai reliabilitas yang tergolong tinggi yaitu 0.808. Dengan kata lain alat ukur sikap nasionalisme ini dapat dipercaya. Hasil analisis eksploratori yang dilakukan peneliti menghasilkan lima komponen penyusun sikap nasionalisme yang terdiri dari 38 item.

Cite

CITATION STYLE

APA

Hafnidar Hafnidar, Maya Karina, & Cut Meurah Hadiah. (2021). Pengembangan Alat Ukur Sikap Nasionalisme pada Mahasiswa. Jurnal Penelitian Psikologi, 12(1), 43–51. https://doi.org/10.29080/jpp.v12i1.528

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free