Abstract
Kejang pada neonatus sulit didiagnosis karena ada beberapa gejala yang tidak khas sehingga terjadiketerlambatan atau diagnosis yang berlebihan. Demikian juga dalam hal tata laksana seringkali kita hanyaterpaku pada pemberantasan kejang sehingga upaya untuk mencari dan mengobati etiologi terlambat dankurang tepat. Selain itu masih terdapat kontroversi dalam hal tata laksana kejang terutama pemilihan obatantikonvulsan yang tepat. Deteksi kejang secara dini, penelusuran etiologi serta tata laksana yang mencakuppemberantasan kejang dan terapi spesifik terhadap etiologi sangat menentukan mortalitas dan morbiditasneonatus.
Cite
CITATION STYLE
Handryastuti, S. (2016). Kejang pada Neonatus, Permasalahan dalam Diagnosis dan Tata laksana. Sari Pediatri, 9(2), 112. https://doi.org/10.14238/sp9.2.2007.112-20
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.