Abstract
Ikan sembilang adalah salah satu biota perairan yang mengandung senyawa bioaktif. Senyawa bioaktif ini yang memiliki potensi untuk dikembangkan menjadi antikanker, antimikroba, dan antioksidan. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengekstraksi senyawa aktif dan menguji potensinya sebagai anti bakteri. Maserasi dengan menggunakan tiga jenis pelarut organik yang berbeda (etanol, metanol, n heksan) digunakan untuk mengekstrak komponen bioaktif pada kulit ikan sembilang. Parameter uji yang dilakukan yaitu identifikasi komponen bioaktif, uji toksisitas (Brine Sirmp Lethaly Test), dan uji antibakteri (agar difusi). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pelarut etanol dan metanol mampu mengekstrak lebih banyak komponen bioaktif daripada pelarut n-heksan, nilai LC50 ekstrak kulit ikan sembilang (etanol, metanol, dan n-heksan) yaitu 451,42 ppm; 33853,22 ppm; 29513,84 ppm. Hasil ekstraksi dengan pelarut etanol memiliki zona hambat tertinggi yaitu 93 mm untuk bakteri Staphylococcus aureus dan 74 mm untuk bakteri Escherichia coli. Diduga bioaktif tersebut tergolong senyawa bioaktif polar.
Cite
CITATION STYLE
Oktavia, Y., Suhandana, M., & Pasaribu, A. F. J. (2023). IDENTIFIKASI SENYAWA BIOAKTIF PADA KULIT IKAN SEMBILANG (Paraplotosus albilabris) DAN POTENSINYA SEBAGAI ANTIBAKTERI. Marinade, 6(01), 26–33. https://doi.org/10.31629/marinade.v6i01.5027
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.