Abstract
Prevalensi permasalahan gizi balita di Indonesia menunjukkan angka gizi kurang (13,8%), gizi buruk (3,9%), gizi lebih (8,0%), dan gizi kurus sebesar (6,7%) (SSGI, 2022). Masalah gizi secara langsung disebabkan oleh faktor kurangnya asupan makanan dan penyakit infeksi, sedangkan secara tidak langsung disebabkan oleh ketersediaan pangan, sanitasi, pelayanan kesehatan, pola asuh, kemampuan daya beli keluarga, pendidikan, dan pengetahuan. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh pemberian Cashew Yogurt terhadap Status Gizi Anak Di Wilayah Kerja Puskesmas Adiarsa Kabupaten Karawang Tahun 2024. Metode penelitian ini merupakan metode analitik dengan pendekatan Cross Sectional. Penelitian dilakukan di Puskesmas Adiarsa Karawang. Data penelitian menggunakan lembar Kuesioner. Jumlah responden sebanyak 100 orang. Analisis data menggunakan Uji Chi Square. Hasil uji statistik diperoleh nilai p value = 0.004 artinya nilai p value < 0,05, sehingga dapat disimpulkan ada pengaruh pemberian chesew yogurt terhadap status gizi anak. Orang tua responden atau ibu anak perlu memperhatikan asupan nutrisi dalam meningkatkan status gizi anak. Dengan pemberian chasew yogurt ini orang tua khususnya ibu anak dapat berinovasi dalam memberikan makan kepada anak.
Cite
CITATION STYLE
Sutarno, M. (2020). Pengaruh Pemberian Cashew Yogurt Terhadap Status Gizi Anak di Wilayah Kerja Puskesmas Adiarsa Kabupaten Karawang Tahun 2024. Jurnal Antara Kebidanan, 3(2), 790–798. https://doi.org/10.37063/jurnalantarakebidanan.v3i2.242
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.