Ritual Nape Pada Tradisi Selametan di Masyarakat Desa Purwadadi, Kecamatan Lebak Wangi Serang Banten

  • Sunandar M
  • Saripah I
N/ACitations
Citations of this article
25Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Makna dan fungsi simbolik dari Ritual Nape yang dijadikan sebagai sajian makanan tradisional dalam tradisi selametan masyarakat desa Purwadadi, kecamatan Lebak Wangi Serang, Banten. Pelaksanaan Ritual Nape yang memiliki banyak mitos. Dan juga bagaimana makanan ini menjadi komponen penting dalam tradisi selametan. Ritual Nape adalah budaya membuat makanan tradisional secara bersama-sama. Sehingga budaya ini memiliki berbagai nilai yaitu nilai religi dan nilai sosial. Nilai religi yang digambarkan diambil dari fungsi nape sebagai suatu sedekah dari pemilik hajat yang dipercaya sebagai suatu bentuk ibadah. Dan nilai sosial tergambar dalam bentuk solidaritas sosial yang terus dibangun dan dijaga persaudaraannya dalam sistem kebersamaan. Dari semua fungsi dan makna ritual nape memberikan karakteristik sendiri terhadap masyarakat Purwadadi yang masih memegang kuat warisan leluruh secara turun menurun. Hal ini berdampak sangat baik terhadap eksistensi makanan tradisional di Banten sehingga dapat menjadi warisan budaya.

Cite

CITATION STYLE

APA

Sunandar, M. N., & Saripah, I. (1970). Ritual Nape Pada Tradisi Selametan di Masyarakat Desa Purwadadi, Kecamatan Lebak Wangi Serang Banten. Tanjak: Sejarah Dan Peradaban Islam, 2(3), 242–265. https://doi.org/10.19109/tanjak.v2i3.14025

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free