Pemodelan Faktor yang Memengaruhi Angka Kasus Tuberculosis di Kota Surabaya Menggunakan Regresi Nonparametrik Spline Truncated

  • Darma I
  • Ratna M
  • Budiantara I
N/ACitations
Citations of this article
21Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Tuberculosis merupakan penyakit infeksi kronik dan menular yang erat kaitannya dengan keadaan lingkungan dan perilaku masyarakat. Tuberculosis merupakan penyakit infeksi yang disebabkan oleh bakteri Mycobacterium tuberculosis. Penggunaan metode regresi nonparametrik Spline Truncated pada angka kasus Tuberculosis di Kota Surabaya belum pernah dilakukan sebelumnya. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk memodelkan faktor-faktor yang memengaruhi angka kasus Tuberculosis di Kota Surabaya menggunakan pendekatan regresi nonparametrik Spline Truncated. Dengan menggunakan data yang bersumber dari Dinas Kesehatan Kota Surabaya yakni data publikasi Profil Kesehatan Kota Surabaya tahun 2017 dengan unit observasi yang digunakan sebanyak 31 kecamatan yang ada di Surabaya, didapatkan hasil penelitian bahwa model terbaik regresi nonparametrik Spline Truncated untuk angka kasus Tuberculosis di Kota Surabaya tahun 2017 merupakan model kombinasi knot (3,2,3) dengan nilai GCV minimum sebesar 1338,53. Sebanyak tiga variabel prediktor yang digunakan berpengaruh signifikan. Koefisien determinasi atau R2 yang menunjukkan ukuran kebaikan model adalah sebesar 74,3515%.

Cite

CITATION STYLE

APA

Darma, I. G. P. S., Ratna, M., & Budiantara, I. N. (2020). Pemodelan Faktor yang Memengaruhi Angka Kasus Tuberculosis di Kota Surabaya Menggunakan Regresi Nonparametrik Spline Truncated. Jurnal Sains Dan Seni ITS, 8(2). https://doi.org/10.12962/j23373520.v8i2.45404

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free