Abstract
Masalah Indeks Massa Tubuh (IMT) dan status gizi bayi usia 0-1 tahun adalah merupakan masalah kesehatan masyarakat yang signifikan di seluruh dunia. Gizi ibu yang buruk dapat berpengaruh pada IMT ibu dan status gizi anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan IMT dengan status gizi bayi usia 0-1 tahun. Desain penelitian yang digunakan berupa cross-sectional. Lokasi penelitian dilakukan di Puskesmals Blalng Ralkall, Kecalmaltaln Pintu Rime Galyo, Kalbupalten Bener Merialh mulai bulan Agustus - September 2023. Subjek penelitian ini adalah seluruh ibu balyi usial 0-1 talhun yang beraldal di wilalyalh kerja Puskesmals Blalng Ralkall, bulaln Juni yalng di almbil dalri aplikasi elektronik-Pencatatan dan Pelaporan Gizi Berbasis masyarakat (e-PPGBM) yalng berjumlalh 114 Balyi. Studi ini melibatkan 89 orang bayi usia 0-1 tahun yang direkrut dengan menggunakan teknik purposive sampling Pengumpulan data dilakukan secara langsung kepada ibu bayi dengan mengukur IMT ibu dan status gizi bayi menggunakan anthropometri. Analisis data penelitian menggunakan uji Chi Square. Hasil penelitian melaporkan bahwa sebanyak 19,1% ibu menyusui memiliki IMT dengan kategori kurus dan sebanyak 28,1% dengan kategori gemuk, 1,1% kategori obesitas. Sebanyak 22,5% bayi mengalami status gizi kurang, dan 5,6% yang berisiko gizi lebih. IMT ibu berhubungan secara signifikan terhadap status gizi bayi usia 0-1 tahun (p = <0,001). Perlunya peningkatan makanan bergizi bagi ibu selama kehamilan sehingga dapat mencapai IMT yang normal dan memiliki kandungan ASI eksklusif yang baik untuk kebutuhan bayi.
Cite
CITATION STYLE
Siregar, D. N., Hayati, H., Mayasari, H., Sitinjak, H., Hasniati, H., & Hasriati, H. (2024). Indeks Massa Tubuh Ibu Menyusui Dengan Status Gizi Bayi Usia 0-1 Tahun. Haga Journal of Public Health (HJPH), 2(1), 1–7. https://doi.org/10.62290/hjph.v2i1.15
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.