Abstract
Indonesia merupakan negara tropis yang dianugerahi dengan limpahan sinar matahari yang menyebabkan pentingnya proteksi terhadap kulit. Salah satunya dengan pemakaian tabir surya. Pengaplikasian tabir surya yang benar sangat memengaruhi tingkat efektifitasnya dalam memberikan perlindungan. Pengetahuan merupakan salah satu faktor yang menunjang dalam penggunaan tabir surya. Salah satu bidang yang dipelajari mahasiswa farmasi adalah kosmetik. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui perbandingan tingkat pengetahuan dan sikap mahasiswa farmasi dan non farmasi terhadap penggunaan tabir surya. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif yang menggunakan desain cross sectional. Pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan tabel Isaac dan Michael. Teknik pengambilan data menggunakan kuisioner yang diisi secara online yang terdiri dari 14 pertanyaan tentang pengetahuan dan 21 pertanyaan tentang sikap. Hasil penelitian menunjukkan mahasiswa farmasi dan non farmasi memiliki tingkat pengetahuan yang buruk dengan masing-masing skor 17 dan 16. Sedangkan tingkat sikap dari kedua jurusan ini adalah baik dengan masing-masing skor 39 dan 38. Setelah dilakukan uji Mann Whitney, ditemkuan adanya perbedaan yang bermakna pada tingkat pengetahuan antara mahasiswa farmasi dan non farmasi (P=0,000). Namun, pada tingkat sikap tidak ditemukan perbedaan yang signifikan (P=0,578). Hasil tersebut menunjukkan mahasiswa farmasi memiliki tingkat pengetahuan yang lebih baik daripada mahasiswa non farmasi, walaupun masih dalam kategori yang sama yaitu buruk. Sehingga edukasi terkait tabir surya perlu dilakukan untuk memperbaiki kondisi ini.
Cite
CITATION STYLE
Hesti, H., Adhayanti, I., & Abdullah, T. (2022). TINGKAT PENGETAHUAN DAN SIKAP MAHASISWA FARMASI DAN NON FARMASI TERHADAP PENGGUNAAN TABIR SURYA. Jurnal Penelitian Farmasi Indonesia, 11(2), 30–35. https://doi.org/10.51887/jpfi.v11i2.1435
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.