Abstract
Perilaku externalizing merujuk pada tindakan bermasalah yang umum ditemukan pada remaja, seperti kenakalan dan agresi, yang berdampak negatif baik bagi individu maupun masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menelaah apakah fungsi keluarga memediasi hubungan antara keterlibatan ayah dan perilaku externalizing remaja. Menggunakan teknik pengambilan sampel convenience, 198 remaja berusia 13–18 tahun mengisi kuesioner secara daring. Analisis mediasi berbasis regresi menunjukkan bahwa fungsi keluarga tidak memediasi hubungan tersebut, namun keterlibatan ayah berpengaruh signifikan terhadap perilaku externalizing remaja. Temuan ini menyoroti peran penting ayah dalam membentuk perilaku remaja. Hasil penelitian ini dapat menjadi acuan berharga bagi keluarga untuk memperkuat keterlibatan ayah dalam pengasuhan, khususnya selama masa transisi anak menuju remaja. Komunitas dan lembaga pemerintah juga dapat memanfaatkan temuan ini untuk merancang program pengasuhan yang mendorong partisipasi aktif dan berkelanjutan dari para ayah dalam pengasuhan dan pendidikan anak. Kata Kunci: remaja, keterlibatan ayah, keberfungsian keluarga, perilaku externalizing.
Cite
CITATION STYLE
Vatin, N. D., & Andayani, B. (2025). Peran keterlibatan ayah terhadap perilaku externalizing pada remaja yang dimediasi oleh keberfungsian keluarga. Jurnal Psikologi Ulayat. https://doi.org/10.24854/jpu1077
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.