Abstract
Kesehatan mental mahasiswa merupakan permasalahan yang menjadi perhatian banyak pihak, dan hingga saat ini masih memerlukan tindak lanjut. Memasuki usia remaja menuju dewasa membuat mahasiswa rentan mengalami permasalahan psikologis, yang dipengaruhi oleh faktor internal salah satunya adalah self-esteem dan faktor eksternal salah satunya adalah keharmonisan keluarga. Penelitian ini bertujuan untuk menguji hubungan antara self-esteem dan keharmonisan keluarga dengan kesehatan mental pada mahasiswa di Universitas Muhammadiyah Surakarta. Partisipan penelitian adalah 101 mahasiswa aktif jenjang sarjana di Universitas Muhammadiyah Surakarta, yang dipilih dengan convenience sampling. Metode pengambilan data menggunakan skala kesehatan mental, skala self-esteem, dan skala keharmonisan keluarga. Analisis data menggunakan regresi linear berganda. Hasil analisis menunjukkan bahwa self-esteem dan keharmonisan keluarga bersama-sama memiliki hubungan yang signifikan dengan kesehatan mental mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surakarta dengan nilai F = 88,137 (p=0,000) dan sumbangan efektif 64,3%. Artinya semakin baik tingkat selfesteem dan keharmonisan keluarga maka akan semakin baik pula kondisi kesehatan mental yang dimiliki mahasiswa, dan sebaliknya. Hasil temuan ini diharapkan dapat mendorong pihak perguruan tinggi, keluarga, dan mahasiswa untuk membantu menjaga kondisi kesehatan mental mahasiswa.
Cite
CITATION STYLE
Pratiwi, I. A., & Hertinjung, W. S. (2023). Peran Self-esteem dan Keharmonisan Keluarga Bagi Kesehatan Mental Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surakarta. Jurnal Psikologi, 19(1), 14. https://doi.org/10.24014/jp.v19i1.18760
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.