Potensi Indonesia dalam Upaya Transisi Ekonomi Hijau di Kawasan Asia Tenggara

  • Putri D
  • Hotimah O
  • Ari D
  • et al.
N/ACitations
Citations of this article
115Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Negara-negara Asia Tenggara melalui KTT ASEAN ke-38 bersepakat untuk mempercepat transisi ekonomi hijau di kawasan sebagai upaya mengatasi perubahan iklim dan degradasi lingkungan hidup. Sebagai salah satu negara di kawasan Asia Tenggara, Indonesia memiliki potensi besar untuk berkontribusi dalam percepatan transisi ekonomi hijau. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi Indonesia dalam upaya transisi ekonomi hijau di Asia Tenggara. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Indikator yang digunakan dalam penelitian ini adalah 5 poin indikator dari 15 indikator ekonomi hijau (GEI) yaitu pendapatan nasional bruto (PNB), tingkat pengangguran, tingkat kemiskinan, tutupan lahan, dan energi terbarukan. Hasilnya adalah pada pilar sosial, pemerintah perlu memberikan fokus yang lebih karena meskipun angka kemiskinan cenderung memperlihatan penurunan, jumlahnya masih terbilang besar. Pada pilar ekonomi, PNB per kapita Indonesia memiliki angka yang cenderung naik dari tahun 2011-2022. Pada pilar lingkungan, Indonesia memiliki tutupan lahan yang sangat baik

Cite

CITATION STYLE

APA

Putri, D., Hotimah, O., Ari, D., & Alhadin, M. (2023). Potensi Indonesia dalam Upaya Transisi Ekonomi Hijau di Kawasan Asia Tenggara. Uniplan: Journal of Urban and Regional Planning, 4(2), 87. https://doi.org/10.26418/uniplan.v4i2.70958

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free