Implementasi Model Pembelajaran Blended Learning di TKIT Al Fatah

  • Lestari I
N/ACitations
Citations of this article
14Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Banyak tantangan dan permasalahan yang dihadapi pada saat pembelajaran online di masa pandemi, seperti kurangnya minat siswa. Model blended learning merupakan salah satu alternatif pembelajaran selama pandemi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana implementasi model blended learning di TKIT Al Fatah. Metode penelitian ini adalah deksriptif kualitatif. Subjek penelitian ini adalah guru dan siswa TKIT Al Fatah dan objek penelitian ini adalah Implementasi Blended Learning di TKIT AL Fatah. Sampel dari penelitian ini adalah menggunakan snaw ball sampling yaitu guru dan siswa di kelas TK B. Teknik analsis data dilakukan dengan reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Teknik pengumpulan data yang dilakukan adalah observasi lapangan, wawancara dan dokumentasi. Simpulan dari hasil penelitian ini adalah 1) implementasi blended learning di TKIT AL Fatah menggabungkan model pembelajaran online (zoom meeting, whatsapp group dan youtube) serta menggunakan pembelajaran tatap muka terbatas yang terbagi menjadi dua sesi setiap pertemuannya, 2) Pemilihan media pembelajaran zoom meeting, whatsappgroup dan youtube untuk pembelajaran online berdasarkan kesepakatan orang tua murid dan pihak sekolah, 3) Pembelajaran tatap muka terbatas pada siswa berjalan sesuai dengan aturan dan siswa sangat antusias mengikuti pembelajaran di kelas.

Cite

CITATION STYLE

APA

Lestari, I. D. (2022). Implementasi Model Pembelajaran Blended Learning di TKIT Al Fatah. Jurnal Ilmu Pendidikan (JIP) STKIP Kusuma Negara, 13(2), 120–127. https://doi.org/10.37640/jip.v13i2.1036

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free