Abstract
Kasih dan pengampunan seorang ayah dalam perumpamaan anak yang hilang menunjukkan sikap ayah yang penuh kasih dan tanggung jawab terhadap anaknya. Melalui perumpamaan ini tercermin kasih sayang seorang ayah yang tidak hanya terbatas pada kata-kata, tetapi juga tercermin dalam tindakan nyata ketika ia berlari menyambut kembali anak bungsunya yang telah menghabiskan warisan dan hidup dalam kebinasaan. Metode penelitian kualitatif akan mengupas bagaimana karakter seorang ayah yang bertanggung jawab dan penuh kasih terhadap anaknya sebagaimana tertulis dalam Lukas 15:11-32. Dengan demikian, tujuan dari penelitian kiranya menjadi acuan atau role model dari seorang ayah untuk mengasihi anaknya dengan penuh tanggung jawab. Berdasarkan analisis yang telah dilakukan oleh penulis, maka bukan hanya anak bungsu yang hilang, tetapi juga anak sulung, karena ia tidak merasakan kedekatan emosional dengan ayahnya.
Cite
CITATION STYLE
Raulina, R., & Tambun, R. H. I. (2024). Kasih dan Pengampunan Seorang Ayah: Refleksi dari Perumpamaan Anak yang Hilang dalam Lukas 15: 11-32. Fidei: Jurnal Teologi Sistematika Dan Praktika, 7(2), 368–384. https://doi.org/10.34081/fidei.v7i2.609
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.