Abstract
Pada intinya setiap manusia pasti memiliki keinginan untuk mengetahui kebenaran tentang keberadaan Tuhan, tetapi untuk menunjukan bukti tersebut tidaklah mudah, karena hal tersebut berbentuk abstrak. Meskipun mereka ingin mengungkapkan pengalamannya saat mencari Tuhan, namun tetap sangat sulit baginya untuk mengungkapkan Tuhan dengan kata-kata. Akibat konsep ketuhanan yang berbeda-beda hal ini membuat banyak gagasan tentang sosok Tuhan. Tuhan merupakan alam semesta itu sendiri dan memiliki sifat abstrak. Untuk memahami yang abstrak perlu kita memahami hakikat tentang Tuhan melalui memahami hakikat kelahiran sang diri. Dalam ilmu filsafat khususnya filsafat agama telah mengajarkan dan memperkenalkan Tuhan kepada manusia melalui logika berpikir kritis yang kemudian kebenaran yang didapati sesuai dengan apa yang tertulis pada kitab agama yang pada akhirnya hal tersebut dapat meningkatkan kepercayaan dan keyakinannya kepada sang pencipta. Melalui penelitian ini akan menekankan pada ilmu filsafat sebagai dasar pengkajian yang mendalam mengenai eksistensi Tuhan didalam kehidupan ini.
Cite
CITATION STYLE
Diputra, G. B. W. (2024). AGAMA DAN FILSAFAT ANTARA TEOLOGIS DAN FILOSOFIS. Sphatika: Jurnal Teologi, 15(1), 71–79. https://doi.org/10.25078/sphatika.v15i1.3110
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.