Hubungan Jenis Persalinan Dengan Baby Blues Syndrom

  • Juwita L
  • Astarini M
  • Dahlia D
N/ACitations
Citations of this article
17Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Kondisi yang sering dialami secara psikologis pada ibu pasca melahirkan adalah baby blues syndrome. Baby blues adalah keadaan gangguan efek ringan yang terlihat di minggu  pertama  persalinan.  Lebih dari 50% ibu setelah melahirkan akan mengalami kondisi baby blues syndrome pada ibu nifas. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan jenis persalinan dengan kejadian baby blues syndrome. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan desain cross sectional menggunakan pendekatan observasional dengan alat bantu kuesioner. Variabel independent adalah jenis persalinan dan variabel dependen adalah kejadian baby blues syndrome.  Pengumpulan data dilakukan bulan April 2023. Populasi dalam penelitian ini adalah ibu nifas. Teknik sampling menggunakan purposive Teknik sampling dengan jumalah responden sebesar 28. Intrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuesioner data demografi untuk mengukur jenis persalinan dan Maternal Blues Scale (MBS) untuk mengukur baby blues syndorme. Berdasarkan hasil uji statistik dengan rank spearman didapatkan p (0.177) > 0.05, yang berarti tidak hubungan ada jenis persalinan dengan baby blues syndrome.  Kelelahan dan ekspektasi yang tidak sesuai merupakan salah satu faktor yang menimbulkan baby blues syndrome

Cite

CITATION STYLE

APA

Juwita, L., Astarini, M. I. A., & Dahlia, D. (2024). Hubungan Jenis Persalinan Dengan Baby Blues Syndrom. JURNAL NERS LENTERA, 12(2), 90–96. https://doi.org/10.33508/ners.v12i2.5899

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free