Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penggunaan slang bahasa Inggris oleh remaja dan mengklasifikasikannya ke dalam empat bentuk: salah ucap yang lucu, singkatan, bentuk-bentuk yang dipendekkan, dan interjeksi. Metode yang digunakan adalah penelitian kepustakaan, di mana data dikumpulkan melalui telaah literatur seperti jurnal, buku, dan dokumen terkait. Pengumpulan data dilakukan dengan eksplorasi sumber-sumber data tersebut. Analisis data dilakukan secara kualitatif dengan memprioritaskan penggalian, penemuan, pembacaan, penjelasan, dan penyampaian makna dari data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa remaja sering menggunakan slang bahasa Inggris dalam berbagai kegiatan. Bentuk slang yang ditemukan meliputi salah ucap yang lucu (seperti "gosh" dan "bro"), singkatan (seperti "OTW" dan "BTW"), bentuk-bentuk yang dipendekkan (seperti "dunno" dan "hubby"), dan interjeksi (seperti "argh" dan "oops"). Penggunaan berlebihan slang dapat menurunkan kemampuan berbahasa Indonesia seseorang, terutama dalam hal tata bahasa, kosa kata, dan struktur kalimat yang benar. Penelitian sebelumnya juga menunjukkan bahwa semakin tinggi tingkat penggunaan bahasa gaul, semakin rendah penggunaan bahasa Indonesia dalam percakapan sehari-hari.
Cite
CITATION STYLE
Syahri, F. N., Putri, R. T., Sihite, L. M., & Siallagan, L. (2024). Penggunaan Bahasa Gaul (Slang) dalam Bahasa Indonesia yang Dipengaruhi oleh Bahasa Inggris. MESIR: Journal of Management Education Social Sciences Information and Religion, 1(2), 211–217. https://doi.org/10.57235/mesir.v1i2.2909
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.