AKTIVITAS ANTIOKSIDAN PADA RAMUAN EKSTRAK TUJUH MACAM REMPAH DENGAN PERBEDAAN METODE EKSTRAKSI

  • Qardhawi M
  • Indriati D
  • Suhendar U
N/ACitations
Citations of this article
68Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Rempah-rempah di Indonesia adalah sumber daya alam bernilai tinggi yang mudah didapatkan dan memiliki berbagai macam khasiat salah satunya dapat menangkal radikal bebas. Substansi penting yang dapat menghambat terjadinya oksidasi oleh radikal bebas, yakni antioksidan. Antioksidan merupakan suatu senyawa yang dapat mencegah dan memperlambat kerusakan yang disebabkan oleh radikal bebas melalui penghambatan mekanisme oksidatif. Pada penelitian ini dilakukan pengujian aktivitas antioksidan pada ekstrak kental air campuran ramuan tujuh macam rempah. Metode ekstraksi yang digunakan yaitu infusa, seduhan dan rebusan. Hasil aktivitas antioksidan ekstrak ramuan tujuh macam rempah dengan menggunakan metode DPPH pada metode ekstraksi infusa memiliki IC50 sebesar 63,25 ppm, metode ekstraksi seduhan memiliki IC50 sebesar 53,12 ppm dan metode ekstraksi rebusan memiliki IC50 sebesar 67,74 ppm. Aktivitas antioksidan dari ketiga metode ekstraksi pada ekstrak ramuan tujuh macam rempah yang paling tinggi adalah pada metode seduhan.

Cite

CITATION STYLE

APA

Qardhawi, M. I., Indriati, D., & Suhendar, U. (2022). AKTIVITAS ANTIOKSIDAN PADA RAMUAN EKSTRAK TUJUH MACAM REMPAH DENGAN PERBEDAAN METODE EKSTRAKSI. Jurnal Ilmiah Pharmacy, 9(1), 105–121. https://doi.org/10.52161/jiphar.v9i1.382

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free