Abstract
Kekerasan seksual di lingkungan kampus merupakan permasalahan serius yang membutuhkan strategi pencegahan dan penanganan efektif. Penelitian ini bertujuan menganalisis dan mengoptimalisasi strategi Satgas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual (Satgas PPKS) Universitas Negeri Jakarta (UNJ) dalam membangun kultur anti kekerasan seksual, dengan teori Feminist Framework Plus (FFP) dan Theory of Planned Behavior (TPB). Menggunakan metode kualitatif dengan studi kasus, penelitian ini menemukan bahwa Satgas PPKS UNJ telah menjalankan sosialisasi, edukasi, serta penanganan kasus berbasis perlindungan korban, meskipun masih menghadapi tantangan seperti tekanan mental dan sosial, keterbatasan sumber daya, serta adanya area yang belum tersosialisasikan. Oleh karena itu, optimalisasi strategi melalui peningkatan kesadaran kolektif, penguatan norma sosial berbasis inklusivitas, serta sinergi dengan seluruh elemen kampus menjadi langkah penting dalam memperkuat kapasitas Satgas PPKS UNJ dan membangun lingkungan yang bebas dari kekerasan seksual. Penelitian ini berkontribusi memberikan pendekatan interdisipliner yang menghubungkan teori FFP dan TPB untuk memberikan rekomendasi strategis dalam memperkuat kebijakan dan upaya pencegahan dan penanganan kekerasan seksual di perguruan tinggi.Kekerasan seksual di lingkungan kampus merupakan permasalahan yang menuntut strategi pencegahan dan penanganan efektif. Penelitian ini berfokus pada analisis dan optimalisasi strategi Satgas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual Universitas Negeri Jakarta (Satgas PPKS UNJ) dalam membangun kultur anti kekerasan seksual, dengan teori Feminist Framework Plus (FFP) dan Theory of Planned Behavior (TPB). Menggunakan metode kualitatif dengan studi kasus, data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi terhadap ketua, anggota Satgas PPKS, serta civitas akademika UNJ. Triangulasi sumber juga dilakukan untuk memastikan validitas data. Hasil menunjukkan bahwa Satgas PPKS UNJ aktif dalam sosialisasi dan perlindungan korban, meskipun masih menghadapi tantangan seperti tekanan sosial dan keterbatasan sumber daya. Berdasarkan TPB dan FFP yang berbasis perubahan secara perilaku maupun struktural, penelitian ini merekomendasikan penguatan kesadaran kolektif, norma sosial inklusif, dan kolaborasi dengan seluruh elemen kampus untuk memperkuat kapasitas Satgas PPKS UNJ serta membangun lingkungan kampus yang bebas dari kekerasan seksual.
Cite
CITATION STYLE
Halim, A. V., Dalimoenthe, I., & Kabelen, M. C. S. (2025). Optimalisasi Strategi Satgas PPKS UNJ dalam Membangun Kultur Anti Kekerasan Seksual di Lingkungan Kampus. SASKARA: Indonesian Journal of Society Studies, 5(01), 338–356. https://doi.org/10.21009/saskara.051.04
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.