Abstract
Tingkat pemahaman konsep fisika siswa yang rendah memberikan dampak rendah aktivitas dan hasil belajar siswa. Oleh karena itu dilakukan penelitian untuk mendiskripsikan cara meningkatkan pemahaman konsep fisika siswa melalui model PBF. Penelitian tindakan kelas model Kemmis dan Taggart terdiri dari 2 siklus, yangmencakup perencanaan tindakan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Subjek penelitian adalah siswa kelas VIII-B SMP Muhammadiyah 1 Banjarmasin yang berjumlah 15 orang. Pengumpulan data melalui observasi keterlaksanaan Rencana Pelaksana Pembelajaran (RPP) dan observasi aktivitas siswa, dan tes pemahaman konsep, Kemudian data dianalisis secara deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menyatakan: (1) keterlaksanaan RPP pada siklus I maupun siklus II dapat tercapai dengan baik/sangat baik, (2) siklus I aktivitas siswamemperoleh kriteria baik (mendengarkan penjelasan guru dan berdiskusi dengan kelompok) dan kriteria kurang (memberikan pendapat dan mengajukan pertanyaan), mengalami peningkatan pada siklus II menjadi baik/sangat baik, dan (3) secara klasikal ketuntasan pemahaman konsep siswa untuk siklus I sebesar 13,33% (belum tuntas) meningkat pada siklus II menjadi 86,67% (tuntas). Diperoleh simpulan yaitu pemahaman konsep fisika siswa kelas VIII-B SMP Muhammadiyah 1 Banjarmasin dapat ditingkatkan melalui model PBF pada materi tekanan.
Cite
CITATION STYLE
Saudah, S., Arifuddin, M., & Suyidno, S. (2019). Implementasi Model Pembelajaran Berbasis Fenomena untuk Meningkatkan Pemahaman Konsep Siswa pada Materi Tekanan. Jurnal Ilmiah Pendidikan Fisika, 3(2), 41. https://doi.org/10.20527/jipf.v3i2.1029
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.