FILSAFAT ILMU DALAM PENGEMBANGAN TEORI MANAJEMEN PENDIDIKAN ISLAM DI PERGURUAN TINGGI

  • Nasution T
N/ACitations
Citations of this article
11Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Artikel ini disusun dengan tujuan untuk secara umum mengkaji filsafat ilmu dalam pengembangan teori manajemen Pendidikan Islam di perguruan tinggi. Meskipun banyak anggapan bahwa Filsafat sering kali ditentang dalam kedudukan ilmu, dicurigai dalam kecenderungan ideologisnya, dan diolok-olok karena sifat spekulatifnya, namun ia tetap merupakan upaya yang tak kenal henti untuk menyelami hakikat realitas yang paling dalam, serta untuk memetakan ulang setiap kali persoalan eksistensial muncul. Tersembunyi di balik akal sehat dan pengalaman, filsafat tetap memiliki pentingannya yang tak dapat diabaikan dan nyatanya tidak akan pernah lenyap. Oleh karena itu, dengan menggunakan filsafat ilmu sebagai titik tolak, kita dapat memperdalam pemahaman terhadap berbagai filsafat ilmu lainnya, termasuk filsafat pendidikan. Filsafat di sini adalah pengetahuan tentang alam. Substansi alam menjadi paradigma dasar pengetahuan. Paradigma diartikan sebagai cara pandang terhadap sesuatu. Dalam ilmu pengetahuan, paradigma diartikan sebagai model, pola, atau cita-cita. Dari model tersebut, fenomena yang diamati dapat dijelaskan

Cite

CITATION STYLE

APA

Nasution, T. (2023). FILSAFAT ILMU DALAM PENGEMBANGAN TEORI MANAJEMEN PENDIDIKAN ISLAM DI PERGURUAN TINGGI. Cemara Education and Science, 1(3). https://doi.org/10.62145/ces.v1i3.28

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free