Orientasi Pendidikan mengarahkan kepada kompetensi tenaga pendidik (guru) dalam menyampaiakan materi pembelajaran secara rinci dan runtut, sehingga peserta didi dapat dengan muda memahami setiap derivasi materi pembelajaran. Permasalahan utama pada proses pembalajaran untuk pelajaran IPS mengautkan kepada kompetensi sosial guru dalam menjabarkan materi yang sangat kompleks. Tujuan utama dari penelitian yang dilakukan adalah mengukur korelasi kompetenasi sosial guru sebagai keterampilan dasar dari tenaga pendidik untuk mampu memetekan setiap ruang lingkup materi pembelajaran yang berperan efektif untuk meningkatkan keterampilan kognitif dan hasil belajar peserta didik. Pengukuran keterampilan sosial guru diukur dengan menggunakan rubrik yang terdiri dari beberapa indikator utama dan setiap indikator mempunyai item-item pernyataan yang disesuaikan dengan indikator utama yang akan diukur, dan item pernytaan yang disusun menggunakan skala likert dengan interval nilai 1-4. Rubrik divalidasi oleh validator ahli untuk memenuhi kriteria kevalidan. Data yang diperoleh diolah dengan menggunakan SPSS dan tehnik analisis yang digunakan adalah uji korelasi yang bertujuan untuk menentukan hubungan serta tingkat kontribusi keterampilan sosial yang dimiliki oleh guru dalam menderivasikan setiap materi pembelajaran sosial yang berkorelasi positif dalam meningkatkan hasil belajar IPS siswa. Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa keterampilan sosial berkontribusi secara signifikan terhadap capaian hasil belajar peserta didik.
CITATION STYLE
Burhanuddin, B. (2023). Kontribusi Kompetensi Sosial Guru terhadap Hasil Belajar IPS Siswa. EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN, 5(2), 776–785. https://doi.org/10.31004/edukatif.v5i2.4890
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.