KOMPENSASI PADA PENERIMA ZAKAT PERSPEKTIF EKONOMI ISLAM

  • Hamzah H
N/ACitations
Citations of this article
11Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Penelitian ini bermaksud untuk mengungkap konpensasi yang dibebankan oleh ilmu ekonomi Islam terhadap penerima zakat.  Penerima zakat cenderung menganggap zakat sebagai pemberian biasa yang sama saja dengan transaksi lainya seperti jual beli dan wakaf serta hadiah. Akibatnya, zakat sebagai rukun Islam kurang memberikan dampak yang signifikan  bagi penerima zakat. Tujuan mulai zakat sebagai pelaksanaan rukun Islam yang secara khusus mendinamisir problem umat Islam dalan pelaksanaan ibadah kehartaan, terutama bagi sang peneriam zakat secara sosio-ekonomi tidak  terwujud.  Bahkan jauh lebih bergaung pelaksanaan ibadah haji dari sisi sosio-ekonomi   dibanding ibadah zakat. Diduga kuat bahwa salah satu penyebabnya, karena secara konseptual tidak ditemukan konpensasi zakat terhadap penerimanya. Dengan teori rasionalitas yang dikenal dalam Ilmu ekonomi dan didukung teori lainnya, penelitian ini mengemukakan secara konseptual tentang konpensasi bagi penerima zakat yang menjadi beban  dan harus diwujudkan pasca penerimaan

Cite

CITATION STYLE

APA

Hamzah, H. (2015). KOMPENSASI PADA PENERIMA ZAKAT PERSPEKTIF EKONOMI ISLAM. El-Qist: Journal of Islamic Economics and Business (JIEB), 5(2), 1084–1098. https://doi.org/10.15642/elqist.2015.5.2.1084-1098

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free