GERAKAN LITERASI SEKOLAH BERBASIS NILAI PROFETIK PADA MUSIM PANDEMI

  • Maelasari N
N/ACitations
Citations of this article
38Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menjadikan sekolah sebagai organisasi pembelajaran berbudaya literasi yang berkarakter, serta membentuk peserta didik literat dalam hal baca-tulis, numerasi, sains, digital, dan finansial. Pada saat ini, warga Indonesia sedang diuji yakni masa pandemi covid-19, sehingga harus taat pada peraturan pemerintah yaitu  melaksanakan protokol kesehatan seperti; memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak atau jangan berkerumun.  Namun, gerakan literasi sekolah tetap berjalan, pembelajaran bisa dilaksanakan secara daring. Pendekatan penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif analitik. Adapun instrumenya menggunakan kajian pustaka dan media sosial. Nilai profetik sebagai pembentukan karakter generasi muda yang toleran, telah dicontohkan oleh Rasulullah Saw. Generasi muda merupakan penerus estafeta kepemimpinan dan perjuangan untuk tetap berdiri kokoh. Oleh sebab itu, sebagai penunjang, peserta didik harus melek literasi informasi. Literasi informasi terdiri atas lima komponen  esensial di antaranya:  basic literacy, library literacy, media literacy, technology literacy, dan visual literacy.  Dengan adanya gerakan literasi sekolah berbasis nilai profetik akan meningkatkan kemampuan berliterasi, juga keimanan dan ketakwaan serta akhlak mulia bagi peserta didik.

Cite

CITATION STYLE

APA

Maelasari, N. (2021). GERAKAN LITERASI SEKOLAH BERBASIS NILAI PROFETIK PADA MUSIM PANDEMI. METAMORFOSIS | Jurnal Bahasa, Sastra Indonesia Dan Pengajarannya, 14(2), 68–79. https://doi.org/10.55222/metamorfosis.v14i2.727

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free