Abstract
Kapitalisme dengan pengaruhnya yang kuat terhadap budaya, ekonomi, dan nilai-nilai sosial, sering kali mengalihkan perhatian dari inti ajaran Kristen. Oleh karena itu, tulisan ini bertujuan untuk mengidentifikasi tantangan yang dihadapi gereja dalam memelihara otoritas Alkitab di tengah pengaruh kapitalisme, serta menawarkan solusi dan langkah-langkah yang dapat diambil untuk menjaga kemurnian pemberitaan Firman Tuhan. Kapitalisme sering kali mendorong fokus berlebihan pada materialisme, kekayaan, dan kesuksesan pribadi, yang dapat mengikis nilai-nilai kristiani seperti kasih, kerendahan hati, dan pengorbanan diri. Gereja mungkin tergoda untuk mengubah pesan Injil agar lebih sesuai dengan nilai-nilai kapitalisme yang pada akhirnya dapat merusak kemurnian Firman Tuhan. Selain itu, ada kekhawatiran bahwa dalam dunia yang didorong oleh ekonomi pasar, prioritas gereja dapat bergeser dari pelayanan dan misi spiritual menjadi lebih berorientasi pada pertumbuhan ekonomi atau pengelolaan keuangan yang berlebihan. Pertanyaan yang diangkat adalah: bagaimana gereja dapat tetap setia pada otoritas Alkitab dan memberitakan kemurnian Firman Allah dalam menghadapi tekanan budaya kapitalis? Untuk mencapai tujuan penulisan artikel ini, maka artikel ini diawali dengan kajian landasan biblika yang dilanjutkan dengan pembahasan teologis dari sudut pandang kekristenan yang kemudian memaparkan pengajaran gereja dalam menghadapi tantangan kapitalisme.
Cite
CITATION STYLE
Sibuea, A. F., & Sitanggang, P. M. (2025). PEMBERITAAN KEMURNIAN FIRMAN TUHAN DI TENGAH-TENGAH TANTANGAN KAPITALISME. Jurnal Teologi Amreta (ISSN: 2599-3100), 8(2), 318–348. https://doi.org/10.54345/jta.v8i2.186
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.