MODEL PEMBELAJARAN KODING BERBASIS PBL UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMECAHKAN MASALAH PADA SISWA KELAS V SEKOLAH DASAR

  • Winata W
  • Sukisnawati S
N/ACitations
Citations of this article
29Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Kemampuan berpikir komputasional merupakan keterampilan penting abad ke-21 yang perlu ditanamkan sejak pendidikan dasar. Namun, pembelajaran coding di jenjang ini masih sering berfokus pada aspek teknis dan belum dikaitkan dengan isu nyata, sehingga kurang mendorong berpikir kritis dan kepedulian lingkungan. Penelitian ini bertujuan mengembangkan kurikulum kokurikuler berbasis Problem Based Learning (PBL) dengan media Scratch yang mengintegrasikan keterampilan teknologi, karakter, dan kesadaran lingkungan. Model dikembangkan melalui pendekatan desain instruksional Dick dan Carey dalam sepuluh tahap, mulai dari analisis kebutuhan hingga evaluasi sumatif. Subjek penelitian adalah siswa kelas V sekolah dasar yang mengikuti program kokurikuler. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, angket validasi ahli, serta pretest dan posttest. Hasil menunjukkan bahwa kurikulum ini efektif meningkatkan kemampuan berpikir komputasional, kreativitas, kolaborasi, dan kepedulian lingkungan. Kurikulum juga berhasil menggabungkan nilai keberlanjutan dan teknologi dalam pembelajaran yang bermakna. Temuan ini merekomendasikan penerapan kurikulum coding kontekstual secara luas di sekolah dasar, dengan dukungan pelatihan guru dan sarana pendukung agar program berjalan optimal.

Cite

CITATION STYLE

APA

Winata, W., & Sukisnawati, S. (2025). MODEL PEMBELAJARAN KODING BERBASIS PBL UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMECAHKAN MASALAH PADA SISWA KELAS V SEKOLAH DASAR. Jurnal Holistika, 9(2), 57–68. https://doi.org/10.24853/holistika.9.2.57-68

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free