Penetapan Kadar Amilosa Pada Mi Sagu Secara Spektrofotometri Uv-Vis

  • Rahmadhani Chan
  • Wahyu Margi Sidoretno
  • Rini Lestari
N/ACitations
Citations of this article
334Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Sagu merupakan bahan pangan yang cukup potensial sebagai sumber karbohidrat karena hampir seluruhnya berupa pati. Pati memiliki dua fraksi yaitu amilosa dan amilopektin. Amilosa merupakan polimer glukosa berbentuk linier (lurus), yang dihubungkan oleh ikatan α-1,4-glikosidik. Kadar amilosa dapat dilihat pada pengolahan sagu, contohnya pada mi sagu. Kadar amilosa tersebut menentukan rasa dan mutu mi sagu yang dihasilkan dan menentukan sifat fisik lainnya. Kandungan amilosa dalam bahan pangan dapat ditentukan berdasarkan pada kemampuannya untuk bereaksi dengan senyawa iodin menghasilkan kompleks berwarna biru. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kadar amilosa pada mi sagu dengan menggunakan metode Spektrofotometri UV-Vis. Panjang gelombang maksimum standar amilosa 645 nm. Persamaan regresi linier yaitu y = 0,0246x + 0,0146 dan koefisien korelasi (r) sebesar 0,9984. Kadar amilosa pada mi sagu dengan 3 kali pengulangan adalah 4,25%.

Cite

CITATION STYLE

APA

Rahmadhani Chan, Wahyu Margi Sidoretno, & Rini Lestari. (2023). Penetapan Kadar Amilosa Pada Mi Sagu Secara Spektrofotometri Uv-Vis. JFARM - Jurnal Farmasi, 1(1), 12–18. https://doi.org/10.58794/jfarm.v1i1.490

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free