Analisis Pentakostalisme terhadap Markan Ending

  • Wariki V
N/ACitations
Citations of this article
13Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Permasalahan tekstual yang terdapat pada Markan Ending tidak memengaruhi kaum Pentakostal dalam kesetiaannya terhadap teks ini. Kelompok Pentakostal merupakan komunitas yang karakter gerejanya lekat dengan karunia Roh. Markan Ending telah menjadi bagian dari Kitab Suci yang demikian melekat pada Pentakostalisme. Sejarah menunjukkan bahwa persebaran dua Markan Ending yaitu Abrupt Ending dan Long Ending terjadi secara natural dan diterima baik  oleh banyak kelompok gereja. Historitas kedua Markan Ending yang telah ada sejak masa awal gereja menjadi bukti bahwa teks ini tidak saling berkonfrontasi. Melalui Pentecostal Reading maka terbuka cara yang fair dalam melihat kedua penutup Injil Markus ini sebagai bagian sakral Kitab Suci yang tak terpisahkan. Kisah Para Rasul 2 yang menjadi ideology dasar Pentakostalisme menjadi penghubung dengan bagian lain dari teks Kitab Suci guna mengungkap relevansi dogmatis dari ajaran yang terdapat dalam Markan Ending.

Cite

CITATION STYLE

APA

Wariki, V. (2020). Analisis Pentakostalisme terhadap Markan Ending. Diegesis : Jurnal Teologi, 5(1), 1–10. https://doi.org/10.46933/dgs.vol5i11-10

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free