Abstract
Kota Yogyakarta menghadapi tantangan signifikan akibat pertumbuhan penduduk yang cepat dan perluasan perkotaan yang pesat. Hal ini mengakibatkan kepadatan yang tinggi di berbagai wilayah, sehingga memicu beragam masalah sosial dan lingkungan. Penurunan kualitas udara, keterbatasan ruang terbuka hijau, dan tekanan terhadap infrastruktur menjadi isu utama yang perlu segera ditangani. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif untuk mendalami bagaimana kebijakan penataan ruang dilaksanakan oleh Pemerintah Kota Yogyakarta. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi kebijakan penataan ruang di Kota Yogyakarta diwarnai oleh tantangan seperti tata ruang yang tidak terkendali, manajemen lahan yang tidak memadai, dan perlunya penegakan hukum yang lebih tegas terhadap pelanggaran tata ruang. Partisipasi masyarakat dalam proses perencanaan dan pengambilan keputusan terbukti penting dalam memperkuat keberlanjutan kebijakan ini. Studi ini memberikan wawasan penting tentang bagaimana kebijakan perencanaan tata ruang dapat diimplementasikan secara efektif dalam konteks kota yang mengalami pertumbuhan pesat. Implikasi dari penelitian ini menekankan pentingnya kebijakan penataan ruang yang berkelanjutan dan partisipatif untuk menjaga keseimbangan antara pembangunan ekonomi, kebutuhan sosial, dan pelestarian lingkungan di Kota Yogyakarta.
Cite
CITATION STYLE
Nahak, T. W., Diah Utami Lutfiani, Caecilia Putri Gennosa, Muhammad Zahidi, Virgiawan Rambu Rabana, & Suyatno. (2024). ANALISIS IMPLEMENTASI KEBIJAKAN TATA RUANG DI KOTA YOGYAKARTA. Moderat : Jurnal Ilmiah Ilmu Pemerintahan, 10(4), 788–805. https://doi.org/10.25157/moderat.v10i4.4049
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.