Abstract
Abstrak Kajian ini membahas dominasi pendekatan kognitif dalam pendidikan anak sekolah dasar kelas bawah (kelas 1–3), yang sering mengabaikan dimensi penting lain seperti emosional, sosial, moral, dan spiritual. Dengan menggunakan metode kajian pustaka, penelitian ini menelaah teori perkembangan anak (Piaget, Erikson, Vygotsky), teori kecerdasan majemuk (Gardner), kecerdasan emosional (Goleman), serta pendekatan psikologi Islam dari pemikiran Al-Ghazali dan Al-Attas. Hasil kajian menunjukkan bahwa pendidikan yang terlalu menekankan nilai akademik tidak mampu menangkap keberagaman potensi anak. Pendidikan Islam menekankan keseimbangan antara akal, qalb, dan amal. Oleh karena itu, dibutuhkan pendekatan pendidikan dasar yang holistik, kontekstual, dan berakar pada nilai-nilai spiritual serta psikologi perkembangan. Kajian ini merekomendasikan reorientasi kurikulum, evaluasi autentik, pelatihan guru, serta keterlibatan orang tua sebagai fondasi pembentukan karakter dan keseimbangan perkembangan anak. Kata kunci: pendidikan, perkembangan, kecerdasan, spiritualitas, Islam
Cite
CITATION STYLE
Abid, A. (2025). Tingkat Kecerdasan Anak dalam Perspektif Spiritualitas Islam: Sebuah Tinjauan Kepustakaan. Journal of Practice Learning and Educational Development, 5(2), 402–408. https://doi.org/10.58737/jpled.v5i2.483
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.