Sistem Informasi Monitoring Data Debit Daerah Irigasi Dengan Metode Pengukuran Debit Sesaat (Studi Kasus : Bendungan Batujai Kecamatan Praya Barat Kabupaten Lombok Tengah, NTB)

  • Prayadi F
  • Imtihan K
  • Fahmi H
N/ACitations
Citations of this article
45Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Daerah Irigasi (D.I) Batujai secara administratif berada di bawah lingkup Unit Pelaksana Teknis (UPT). Daerah Aliran Sungai (DAS) Batujai adalah Instansi Pemerintah yang bergerak dibidang Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) dalam bidang Pengelolaan Sumber Daya Air (PSDA) Nusa Tenggara 1 Irigasi Pertanian. Pendistribusian air D.I Batujai menggunakan sistem buka tutup pintu pengambilan sadap dan pintu bagi, pendataan laporan debit dengan metode debit sesaat yang dilakukan secara manual oleh  Tugas Pembantu Oprasi dan Pemeliharaan (TP-OP) tanpa adanya monitoring oleh Juru Pengairan (Jupeng). Dalam perencanaan kebutuhan air irigasi, jumlah air (Debit) yang tersedia di Bendungan Batujai digunakan sebagai debit untuk realisasi perencanaan Rencana Tata Tanam (RTT) yang diharapkan  mampu  menyediakan  pendistribusian kebutuhan air untuk pertanian Musim Taman Satu, Dua dan Tiga  (MT I,  II, III) dan keperluan kegiatan  manusia lainnya dalam waktu  jangka  panjang. Pendistribusian air D.I Batujai dilakukan dengan pengukuran debit menggunakan metode debit sesaat yang disesuaikan dengan tabel uraian fase kebutuhan air pada tanaman yang telah ditetapkan oleh PSDA Nusa Tenggara 1 namun, kurangnya monitoring dalam pendistribusian dan pemberian debit ke areal tanam yang dilakukan oleh Tugas Pembantu Oprasi dan Pemeliharaan (TP-OP), Juru Pengairan, Pengamat Irigasi menyebabkan sering terjadinya penggunaan air secara berlebihan yang dilakukan petani D.I Batujai setempat. Pembuatan laporan debit yang masih menggunakan sistem manual (tulis tangan) juga menyebapkan kurang efektif dan efisien alokasi ketersediaan dan pendistribusian air dikarnakan sering terjadinya kesalahan dan manipulasi data debit, sehingga diperlukan sistem yang berbasis komputer untuk memonitoring data debit daerah irigasi Batujai. Metode penghitungan debit menggunakan metode pengukuran debit secara langsung (debit sesaat), untuk perancangan sistem monitoring menggunakan metode SDLC (Sistem Development Life Sysle), tujuan penelitian ini adalah merancang dan menghasilkan sistem informasi monitoring data debit daerah irigasi pada bendungan batujai yang akan mempermudah dalam hal monitoring pendistribusian debit dan laporan debit yang lebih cepat untuk melaporkan debit yang direalisasikan oleh petugas yang disesuaikan denga rencana kebutuhan air.

Cite

CITATION STYLE

APA

Prayadi, F., Imtihan, K., & Fahmi, H. (2018). Sistem Informasi Monitoring Data Debit Daerah Irigasi Dengan Metode Pengukuran Debit Sesaat (Studi Kasus : Bendungan Batujai Kecamatan Praya Barat Kabupaten Lombok Tengah, NTB). Jurnal Manajemen Informatika Dan Sistem Informasi, 1(1), 39. https://doi.org/10.36595/misi.v1i1.16

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free