Abstract
Kritik terhadap mutu lulusan pendidikan tinggi hukum lahir karena terjadinya distorsi antarafakultas hukum sebagai tempat pendidikan dan pengumpan tenaga kerja bidang hukum dengantuntutan masyarakat. lstilah yang sering dipakai untuk menggambarkan keadaan itu adalah "tidak siap kerja". Konsep "link and match" ditawarkan Departemen Pendidikan dan Kebudayaan untuk mengatasi masalah tersebut. Fakultas hukum sebenarnya sedang menghadapi krisis panjang. Krisis ini juga lahir dari kondisi masyarakat kita sekarang ini. Upaya yang serius yang berkelanjutan kiranya dapat mengatasi krisis ini.
Cite
CITATION STYLE
Rahardjo, S. (2017). Krisis Panjang dalam Pendidikan Tinggi Hukum Kita. Jurnal Hukum & Pembangunan, 26(6), 492. https://doi.org/10.21143/jhp.vol26.no6.1078
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.