Abstract
Kondisi lingkungan bumi saat ini yang memprihatikan harus ada upaya yang sistematis dalam waktu jangka pendek maupun jangka panjang untuk menyadarkan warga bumi secara kolektif. Salah satu upaya penting itu adalah melalui pendidikan. Pendidikan lingkungan hidup merupakan materi pendidikan yang harus dipahamakan kepada siswa-siswa sedini mungkin. Meresopon permasalahan di atas, dinas pendidikan Kabupaten Purwakarta membuat kebijakan dengan mengadakan pendidikan lingkungan hidup berbasis pada budaya lokal yaitu tatanen di bale atikan. Peneltian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana program tatanen di Bale Atikan ini dalam perspektif manajemen pendidikan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menjelaskan bahwa : (1) perencanaan dilakukan oleh tim yang merekrut ahli untuk membuat kebijakan sampai ke tahapan teknis; (2) pengorganisasian melibatkan semua jajaran pimpinan tinggi di dinas pendidikan sampai ke kepala sekolah; (3) Implemenasinya kebijakan dengan membuat tim-tim teknis di komandani oleh pimpinan dari setiap jenjang di dinas pendidikan serta melibatkan siswa dan orang tua siswa; dan (4) Pengawasan dilakukan menggunakan struktur kedinasan yang ada dengan instrumen yang sudah diperisiapkan secara rinci.
Cite
CITATION STYLE
Drajat, M. (2022). MANAJEMEN PENDIDIKAN LINGKUNGAN HIDUP DI KABUPATEN PURWAKARTA MELALUI PROGRAM TATANEN DI BALE ATIKAN. Al-Hasanah : Jurnal Pendidikan Agama Islam, 7(2), 182–193. https://doi.org/10.51729/7271
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.