OPTIMALISASI PERAN KONSELOR SEBAYA UNTUK MENINGKATKAN PERILAKU ASERTIF REMAJA DALAM MENCEGAH PERILAKU BERISIKO SEKSUAL

  • Triyanto E
  • Pratama K
  • Rahayu E
N/ACitations
Citations of this article
46Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Perilaku berisiko seksual remaja berpotensi terjadinya kehamilan remaja, aborsi, penyakit menular seksual. Temuan studi menunjukkan bahwa teman sebaya merupakan faktor yang paling berpengaruh terhadap perilaku remaja. Perilaku berisiko seksual dapat dicegah dengan kemampuan asertif. Dalam rangka meningkatkan kemampuan asertif diperlukan peran konselor sebaya. Saat ini, peran konselor sebaya tidak berjalan efektif. Oleh karena itu diperlukan serangkaian kegiatan pelatihan konselor sebaya yang kemudian dipraktikan kepada remaja high risk. Tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan peran konselor sebaya dan meningkatkan kemampuan asertif remaja high risk. Metode yang digunakan melalui pelatihan kesehatan remaja, perilaku seksual, konseling dan kemampuan asertif kepada konselor sebaya. Selanjutnya, konselor sebaya melakukan perannya kepada remaja high risk untuk meningkatkan kemampuan asertif. Kegiatan dilaksanakan sejak Maret 2020 baik secara daring maupun tatap muka. Hasil pengukuran pengetahuan, skill dan sikap konselor sebaya yang diukur sebelum dan setelah pelatihan selama 2 bulan menunjukkan terjadi peningkatan sebesar 80%.

Cite

CITATION STYLE

APA

Triyanto, E., Pratama, K. N., & Rahayu, E. (2021). OPTIMALISASI PERAN KONSELOR SEBAYA UNTUK MENINGKATKAN PERILAKU ASERTIF REMAJA DALAM MENCEGAH PERILAKU BERISIKO SEKSUAL. Jurnal of Community Health Development, 2(2), 89. https://doi.org/10.20884/1.jchd.2021.2.2.3329

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free