Pemikiran Muhammad Hashim Kamali dalam “Principle of Islamic Jurisprudence”

  • Rahmad S
N/ACitations
Citations of this article
100Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Tradisi hukum Islam (fiqh) mengenal adanya sumber-sumber hukum yaitu Alquran, Sunnah, Ijma’ dan Qiyas. Landasan penetapan hukum model qiyas asy-Syafi’i memiliki kesamaan secara struktur logika dengan cara berfikir Aristoteles. Akan tetapi, landasan penemuan ‘illat hukum harus didasari pada apa yang ditemukan dalam Alquran, Sunnah, dan Ijma’. Dalam konteks ini, peran akal ada tetapi dibatasi oleh peran teks.

Cite

CITATION STYLE

APA

Rahmad, S. A. (2017). Pemikiran Muhammad Hashim Kamali dalam “Principle of Islamic Jurisprudence.” Falah: Jurnal Ekonomi Syariah, 2(2), 236–246. https://doi.org/10.22219/jes.v2i2.5109

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free