Pengaruh Religiusitas Pada Narapidana Lapas Kelas IIB Terhadap Psychological Well-being

  • Ramadhan I
  • Arisandy D
N/ACitations
Citations of this article
24Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Perilaku Narapidana yang berbeda dalam lembaga pemasyarakatan dapat membuat individu mengalami berbagai masalah psikologis seperti lebih emosional dengan keadaan yang dirasakan, merasa tidak damai ketika harus menjalani masa hukuman di dalam sel, dan merasa tidak mampu untuk beradaptasi dengan lingkungan yang baru. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara religiusitas dengan psychological well-being. Metode yang digunakan yaitu kuantitatif dengan  teknik simple random sampling. Jumlah populasi dalam penelitian ini sebanyak 205 narapidana laki-laki yang mana dari subjek tersebut sebanyak 131 narapidana yang digunakan sebagai sampel berdasarkan tabel Issac dan Michael. Teknik analisis menggunakan analisis regresi sederhana dengan bantuan SPSS versi 20 for windows. Hasil analisis nilai koefisien korelasi r = 0,566 atau 32,1% dengan nilai sigifikansi (p) = 0,000 < 0,01. Hal ini menunjukkan bahwa adanya hubungan yang signifikan antara religiusitas pada narapidana laki-laki lapas kelas IIB terhadap psychological well being.

Cite

CITATION STYLE

APA

Ramadhan, I., & Arisandy, D. (2024). Pengaruh Religiusitas Pada Narapidana Lapas Kelas IIB Terhadap Psychological Well-being. Jurnal Psikologi : Jurnal Ilmiah Fakultas Psikologi Universitas Yudharta Pasuruan, 11(2), 435–446. https://doi.org/10.35891/jip.v11i2.4922

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free