Literature Riview: Kekurangan Energi Kronis Sebagai Faktor Risiko Terjadinya Anemia Pada Ibu Hamil

  • Dayu Cindy I
  • Adi Wibowo
N/ACitations
Citations of this article
7Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Kehamilan menyebabkan peningkatan kebutuhan nutrisi makro dan mikro yang signifikan, sehingga pemenuhan gizi menjadi kunci dalam menjaga kesehatan ibu dan janin. Kekurangan energi kronis (KEK) merupakan salah satu masalah gizi yang sering dijumpai pada ibu hamil dan  berperan sebagai faktor risiko utama terjadinya anemia. Tinjauan literatur ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara KEK dan anemia pada ibu hamil. Data diperoleh dari 12 artikel terbitan tahun 2015–2025 yang diakses melalui Google Scholar dan PubMed. Hasil tinjauan menunjukkan bahwa KEK, yang ditandai dengan lingkar lengan atas (LiLA) < 23,5 cm, berkaitan signifikan dengan rendahnya kadar hemoglobin. Defisiensi makronutrien (energi, protein) dan mikronutrien (zat besi, folat, vitamin B12) pada ibu dengan KEK mengganggu eritropoiesis, sehingga meningkatkan risiko anemia defisiensi besi dan anemia megaloblastik. Dengan demikian, KEK terbukti menjadi faktor risiko utama terjadinya anemia pada ibu hamil dan berpotensi menimbulkan komplikasi obstetrik maupun neonatal. Deteksi dini dan intervensi gizi yang tepat sangat penting dalam upaya pencegahan.

Cite

CITATION STYLE

APA

Dayu Cindy, I. A. C. P., & Adi Wibowo. (2025). Literature Riview: Kekurangan Energi Kronis Sebagai Faktor Risiko Terjadinya Anemia Pada Ibu Hamil. Jurnal Kesehatan Mahardika, 12(2), 248–257. https://doi.org/10.54867/jkm.v12i2.247

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free