Abstract
Artikel ini membahas tentang iman dalam psikoterapi Islam. Penelitian ini berangkat dari fakta degradasi moral yang banyak terjadi di berbagai belahan dunia yang disebabkan oleh penyakit hati. Khususnya bagi umat Islam, degradasi moral menyebabkan terkikisnya iman. Untuk itu diperlukan sebuah upaya agar iman terjaga dan jiwa tetap sehat. Sebab mengobati sakit jiwa lebih sulit dari mengobati Said Nursi, memiliki konsep yang menarik untuk menjawab problem degradasi moral. Nursi mengatakan solusi terbaik dalam mengatasi penyakit jiwa adalah dengan memperbaiki keimanan seseorang. Sebab jika keimanan sudah benar maka perilakunya pun akan benar, demikian sebaliknya. Penting dicatat bahwa gagasannya mengenai psikoterapi Islam tidak hanya sebatas renungan intelektual semata, malainkan juga sebagai jawaban langsung dari berbagai persoalan yang dialaminya secara pribadi juga sebagai respon dari problem yang sedang dihadapi masyarakat Turki ketika itu. Penelitian ini merupakan salah satu kajian kualitatif (literatur) dalam buku tersebut. Pendekatannya dalam psikoterapi Islam melahirkan sebuah pemahaman yang mendalam terhadap konsep keimanan dan pengaruhnya dalam kehidupan. Besar harapan penulis, kajian ini dapat memberikan kontribusi ilmiah dan mampu memberikan solusi terhadap masalah yang sedang dihadapi saat ini.
Cite
CITATION STYLE
Zarkasyi, H. F., Arroisi, J., Basa, A. H., & Maharani, D. (2019). Konsep Psikoterapi Badiuzzaman Said Nursi dalam Risale-i Nur. TSAQAFAH, 15(2), 215. https://doi.org/10.21111/tsaqafah.v15i2.3379
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.