Analisa Potensi Energi Pasang Surut Air Laut di Selat Pulau Serangan

  • Agus Mahardiananta I
  • Hartati R
  • Dharma A
N/ACitations
Citations of this article
94Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Energi alternatif merupakan sumber energi terbarukan, contohnya seperti matahari, angin, air, biomasa dan panas bumi. Energi pasang surut merupakan pemanfaatan energi yang dihasilkan dalam perpindahan massa air akibat pasang surut dengan efek rotasi bumi dan gravitasi bulan. Energi ini banyak terdapat diselat karena pada selat terjadi penyempitan ruang gerak arus sehingga kecepatan arus menjadi lebih cepat. Salah satunya adalah Selat Pulau Serangan. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui potensi energi listrik dan kerapatan daya di Selat Pulau Serangan. Pengukuran arus laut menggunakan metode Lagrange dan alat Current Meter di delapan titik penelitian, kemudian dengan metode Regresi Sederhana Deret Waktu untuk meramalkan ketinggian air. Hasil perhitungan menunjukkan bahwa energi yang dihasilkan saat pasang mencapai 248,028046 kilo Joule selama 24 jam, sedangkan saat surut mencapai 251,8062 kilo Joule selama 24 jam. Untuk rapat daya terbesar berada disekitar jembatan berkisar 25,3604 – 47,05809 W/m2, sedangkan rapat daya terkecil berada di sebelah utara jembatan berkisar 0,012069 – 0,121019 W/m2.

Cite

CITATION STYLE

APA

Agus Mahardiananta, I. M., Hartati, R. S., & Dharma, A. (2017). Analisa Potensi Energi Pasang Surut Air Laut di Selat Pulau Serangan. Jurnal SPEKTRUM, 4(1), 15. https://doi.org/10.24843/spektrum.2017.v04.i01.p03

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free