Kajian Komputasi Pengaruh Penerapan Blowing pada Bagian Belakang Model Kendaraan

  • Tarakka R
  • Salam N
  • Mochtar A
  • et al.
N/ACitations
Citations of this article
6Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Drag aerodinamika pada kendaraan disebabkan adanya tekanan rendah dan separasi aliran di bagian belakang, yang berdampak pada menurunnya kecepatan, meningkatnya penggunaan bahan bakar, dan turunnya efisiensi kendaraan. Blowing merupakan salah satu pilihan rekayasa kendali aktif aliran yang dapat diterapkan pada desain kendaraan yang dapat mengendalikan pembentukan separasi aliran dan berefek positif berupa pengurangan hambatan aerodinamis. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh penerapan blowing terhadap pola aliran, distribusi tekanan, dan hambatan aerodinamika yang bekerja pada bagian belakang model. Dengan bantuan CFD Fluent 6.3, model uji yang digunakan adalah model kendaraan dengan sudut kemiringan geometri depan (α) 35o dan rasio terhadap model Ahmed bodi original adalah 0.17 (1:6), yang dilengkapi dengan blowing dengan kecepatan 1.0 m/s. Hasil komputasi mengindikasikan bahwa penerapan blowing dapat mengurangi pembentukan wake dan menunda separasi aliran dan dapat meningkatkan koefisien tekanan minimum pada bagian belakang model kendaraan sebesar 24.690%. Pengurangan hambatan aerodinamika diperoleh sebesar 9.583%.

Cite

CITATION STYLE

APA

Tarakka, R., Salam, N., Mochtar, A. A., Ihsan, M., & Rauf, W. (2022). Kajian Komputasi Pengaruh Penerapan Blowing pada Bagian Belakang Model Kendaraan. Semesta Teknika, 25(1), 33–39. https://doi.org/10.18196/st.v25i1.13478

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free