Pemanfaatan Limbah Delignifikasi Bioethanol dari Tandan Kosong Kelapa Sawit Menjadi Surfaktan Natrium Lignosulfonat

  • Hartari W
  • Undadraja B
  • Delvitasari F
  • et al.
N/ACitations
Citations of this article
25Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Surfaktan (Surface active agent) merupakan senyawa yang bersifat ampipilik (hidropilik dan hidropobik dalam satu molekul), sehingga dapat diaplikasikan sebagai defoaming, emulsifier, detergency, emuliency, dan lainnya. Tujuan penelitian ini adalah mendapatkan Surfaktan Natrium Lignosulfonat dari limbah proses delignifikasi bioethanol. Metode penelitian dilakukan 2 tahap yaitu delignifikasi TKKS dengan NaOH yang memiliki konsentrasi 10, 20, dan 30%. Tahap kedua analisis rendemen lignin, TSS (total padatan), dan konsentrasi surfaktan natrium lignosulfonat menggunakan spektrofotometer UV-Vis, pH. Data yang diperoleh kemudian dianalisis secara Deskriptif. Hasil surfaktan dengan pengujian Spektrofotometer UV-Vis adalah kandungan surfaktan yang tinggi dan stabil adalah pada konsentrasi NaOH 10% baik dalam waktu 30 menit yaitu 2,480; 2,360; 2,679 dan 60 menit yaitu 2,768; 2,812; 2,878 ppm.

Cite

CITATION STYLE

APA

Hartari, W. R., Undadraja, B., Delvitasari, F., Maryanti, Ersan, & Sarono. (2023). Pemanfaatan Limbah Delignifikasi Bioethanol dari Tandan Kosong Kelapa Sawit Menjadi Surfaktan Natrium Lignosulfonat. G-Tech: Jurnal Teknologi Terapan, 7(3), 1180–1186. https://doi.org/10.33379/gtech.v7i3.2786

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free