Abstract
Setiap kita datang ke Jogja, Jakarta, Bandung, Solo, dan Surabaya, selalu disuguhkan mural dan grafiti di dinding-dinding kotanya. Tidak mengherankan tentunya, karena pertumbuhan seni rupa dewasa ini sudah menjadi daya tarik dalam perubahan estetika kota. Kesungguhan manifestasi seni di dalam perkembangan kota, tidak bisa dinafikan perannya dalam gestur sosial kota yang dinamik. Realitas tersebut melaju pada pembentukan estetika jalanan yang geliatnya begitu kuat. Karena kehadiran seni grafiti dan mural sangat dinamik, maka diskursus mengenai seni jalanan bermunculan. Peran mural dan grafiti adalah merepresentasikan nilai-nilai dari warga kotanya yang berelasi pada tanda-tanda kebudayaan global, cerminan wajah sebuah kota dan keterbukaan pemikiran warganya itu sendiri.
Cite
CITATION STYLE
Jabaril, R. (2024). Estetika Grafiti dan Mural di Ruang Publik. Dekonstruksi, 10(03), 73–76. https://doi.org/10.54154/dekonstruksi.v10i03.260
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.